Langkah-Langkah Menginstall WordPress Offline

25 04 2010

Langkah awal untuk melakukan instalasi wordpress pada local host (wordpress offline) adalah :
1. Sediakan source xampp win-32 1.6.6a installer packages (versi yang sudah lengkap dengan win-32 installernya) dengan cara men-downloadnya disini atau di web source lainnya.
2. Sediakan wordpress 2.2.1 (atau yang terbaru) disini.

Kita akan menginstall dengan 2 cara yaitu dengan xampp dan wordpress. Mari kita mulai :
1. Instalasi XAMPP
Buka dan install paket xampp yang sudah di download. Tentukan pada drive mana kita akan menginstall-nya. Misalnya di drive C.


Lalu ikuti petunjuk instalasi hingga XAMPP sukses terinstall. (Saya yakin, pasti Anda akan klik Next tanpa membaca petunjuk.)😀. Klik Next kemudian XAMPP akan memproses install tersebut.

Control Panel XAMPP

Setelah proses instalasi selesai, maka jalankanlah XAMPP tersebut. Dengan cara pilih menu Start > All Programs > Apache Friends > XAMPP > XAMPP Control Panel.
Begitu XAMPP dijalankan dan telah terbuka, tekan tombol start untuk memulai layanan Apache dan MySQL (tombol start berada di samping kanan peunjuk Apache dan MySQL) dan tunggu hingga tulisan ‘Running’ berubah menjadi hijau.

Konfigurasi User detil MySQL
Setelah XAMPP (dengan Apache server dan MySQL) telah berjalan, itu artinya PC kita telah berfungsi juga sebagai server offline (local host). Berarti kita dapat mengakses local host tersebut melalui Web Browser yang kita miliki (IE, Firefox, Opera, dan lainnya). Ketikkan alamat: http://localhost/ melalui address bar pada web browser kita, apabila instalasi yang kita lakukan benar, maka browser kita akan membuka halaman Interface XAMPP pada browser kita (halaman tersebut adalah berfungsi seperti cPanel webhost kita). Sekarang yang pertama kali kita perlu lakukan adalah memodifikasi setting keamanan XAMPP kita. Kita dapat mengubah password untuk akses ke MySQL dan direktori XAMPP dengan memilih menu Security di sidebar XAMPP atau dengan mengetikkan langsung melalui address bar dengan alamat ini: http://localhost/security/xampsecurity.php.

Klik pada bagian yang saya lingkari merah tersebut. Maka akan dialamatkan pada konsol pengamanan (seperti : pengisian password).

Membuat Database untuk WordPress
Setelah kita mengkonfigurasi setting keamanan MySQL, maka Anda sekarang dapat membuat database MySQL yang nantinya digunakan untuk WordPress melalui interface PHPMyAdmin. Caranya dengan mengklik phpMyAdmin. Lalu, buat database baru dengan nama (misalnya) wordpress. Lalu klik Create. Maka, Anda telah membuat database baru dengan nama wordpress.

2. Instalasi WordPress
Sekarang kita akan mulai masuk untuk mengkonfigurasi WordPress kita ke localhost. Kita mulai dengan meng-ekstrak file .zip wordpress kita di folder htdocs yang ada di dalam folder XAMPP yang telah kita install di awal tadi (buka menggunakan windows
explorer) atau dengan kata lain, ekstrak installer tersebut dan copy-kan ke folder c:\xampp\htdocs\. Htdocs folder berfungsi seperti public_html apabila kita menggunakan web hosting server. Dan windows explorer kita anggap saja seperti FTP yang ada di web hosting server kita.
Setelah meng-ekstrak, di dalam folder htdocs akan terdapat folder baru dengan nama wordpress, buka folder wordpress tersebut dan buka file wp-config-sample.php menggunakan notepad. Kita hanya perlu memodifikasi 3 baris di file ini, yaitu; DB_NAME, DB_USER dan DB_PASSWORD yang dalam contoh ini berturut-turut saya udah dengan wordpress (untuk DB_NAME), root (untuk DB_USER) dan test (untuk DB_PASSWORD).
Setelah dibuka, maka ubahlah informasi database berikut ini:
// ** MySQL settings – You can get this info from your web host ** //
/** The name of the database for WordPress */
define(‘DB_NAME’, ‘putyourdbnamehere’);
/** MySQL database username */
define(‘DB_USER’, ‘usernamehere’);
/** MySQL database password */
define(‘DB_PASSWORD’, ‘yourpasswordhere’);
/** MySQL hostname */
define(‘DB_HOST’, ‘localhost’);

menjadi

// ** MySQL settings – You can get this info from your web host ** //
/** The name of the database for WordPress */
define(‘DB_NAME’, ‘wordpress’);
/** MySQL database username */
define(‘DB_USER’, ‘root’);
/** MySQL database password */
define(‘DB_PASSWORD’, ”);
/** MySQL hostname */
define(‘DB_HOST’, ‘localhost’);

Setelah selesai, maka simpan file yang telah dimodifikasi tersebut dengan nama wp-config.php.

Setelah itu, buka browser kita dan tulis alamat berikut ini di address bar-nya: http://localhost/wordpress/wp-admin.php/install.php dan lanjutan penginstalan wordpress ini sesuai petunjuk penginstalan yang ada. Setelah instalasi selesai, maka blog wordpress kita telah siap untuk digunakan. Dan alamat untuk meng-aksesnya yaitu di alamat: http://localhost/wordpress/.

Dan proses instalasi WordPress Offline telah selesai, selamat mencoba. ^_^


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: